Mutasi SIM..

Sekedar catatan sebelum tutup tahun 2012..

Sekitar sebulan yang lalu, akhirnya SIM saya ‘hidup’ kembali setelah nyaris ‘mati’ kalau dibiarkan saja.

Flashback sedikit, saya mendapatkan SIM pertama saya yaitu SIM C dengan cara kolektif, yaitu membayar jasa seseorang yang menawarkan pengurusan SIM untuk banyak orang sekaligus. Waktu itu sekitar tahun 2007 masih berstatus mahasiswa perguruan tinggi di Bogor, jadi cukup memberikan fotokopi KTM sebagai syaratnya. Proses penerbitan SIM nya simple. Datang ke polres Bogor di Cibinong (semua syarat sudah diurus penawar jasa beserta biaya), tunggu nama dipanggil, foto dan cap sidik jari, selesai.
Begitu kira2 kisah saya mendapatkan SIM pertama, tanpa tes tertulis dan praktek.. hhe

Sekarang, saya berdomisili di Jakarta, otomatis SIM nya harus di mutasi dari SIM bogor ke SIM Jakarta.
Awalnya saya tidak tau kalau ada proses mutasi2an segala. Saya tau ketika akan memperpanjang SIM di daan mogot, saya disuruh oleh petugas bagian informasi menyerahkan berkas2 dari polres bogor sebagai pihak yang paling bertanggung jawab menerbitkan SIM saya hehe. Well, sebenarnya ada 2 alternatif lain selain mutasi, yaitu bayar jasa untuk mengurus SIM baru (lewat calo – saya sempat ditawari 350rb, dan setau saya, ini adalah tawaran termurah) atau mengikuti proses pembuatan SIM baru sesuai prosedur (harus ikut ujian tertulis dan praktek), hmm two not good alternatives.. akhirnya saya memilih jalan mutasi dan kembali dari daan mogot dengan tangan hampa (padahal saya dah bayar 20rb buat cek mata)..

Singkat cerita, saya sudah berhasil mendapatkan berkas2 yang dibutuhkan dari polres bogor di cibinong. Mau tau biayanya? Free alias gratis..🙂
Pada prosesnya, sebenarnya saya dikondisikan agar bisa memberi uang/tips kepada petugas yang menyerahkan berkas, tapi saya pura2 ga tau apa2..😀
Saat memberikan berkas, si petugas itu mengajak saya ke bagian belakang kantor, lalu disuruh tunggu sebentar, lalu si petugas datang lagi, dan kembali ngajak saya ke belakang mobil, suasana sepi, dan saya pun tau maksudnya. Ah, kasian si pak petugas, saya bukan termasuk orang yang rela memberi uang yang ga semestinya saya keluarkan, jadi saya cukup bilang terima kasih dan ngeloyor pergi, dan harapan pak petugas pun sirna.. hhe..

Seminggu kemudian, saya mengurus kembali ke daan mogot. Singkat cerita sekitar satu jam SIM C saya jadi. Biaya nya sbb,
– cek mata 20 ribu
– daftar perpanjang sim c 75 rb
– asuransi 30 rb
– fotokopi sim 2 ribu
– bayar mutasi 30 ribu
– bayar sim jadi 5 ribu
– bayar sesuatu (lupa) sekitar 20 ribuan
Total: sekitar 180 ribuan..

Demikian kisah dipenghujung tahun 2012..🙂


  1. romeo

    mau tanya dunk, saya juga mengalami hal sama dengan bapak. sim c saya dari bogor dan saya ingin perpanjang di jakarta karena domisili saya sekarang di jakarta.
    saya disuruh mengurus mutasi dulu di bogor.
    masalahnya adalah sim c saya kadaluarsa bulan maret 2012.
    tapi klo saya baca Sim yang masa berlakunya habis kurang dari 1 th masih bisa di perpanjang di mobil keliling maupun di Kewilayahan dan tidak dikenakan denda,
    tetapi kalau mutasi apakah juga bisa??
    oiya klo pengurusannya itu hanya di polres bogor di cibinong ya pak?

    • hadi

      harus mutasi pak, ga bisa langsung perpanjang..
      Proses mutasi ini sekalian perpanjang sim..
      Ya, hanya di cibinong..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: