Menenggelamkan badai..

Hati yang tertusuk duri ujian

terkadang menggoyahkan jiwa yang tengah berjalan

Sang hati yang tak kuat menahan

merobohkan sang jiwa yang tengah bersandar

senja langit terasa membawa kesedihan

malam berbintang pun berganti kesepian

fajar pagi tak dapat mengobati hati

sambutan mentari pun menambah lirih

jadilah,

hati perih terasa menyambut hari

jiwa kosong menunggu mati

Kebencian diri menatap hati

kebencian diri mengutuki jiwa

tak ingin mereka tertawa geli

kembali berdiri mereka bermuram durja

saatnya menyingkirkan kebodohan diri

Tersadar akan kekhilafan

berusaha mengalahkan kelemahan

kini jiwa bersandar pada Sang Pemilik Hati

hati yang tertindas perih

Dibiarkan mati berganti kearifan hati

Bagai segenggam garam dalam danau kini

Ketawaran rasa mengalahkan pahitnya perih

wahai Pejuang jiwa yang bersandar Robb Ilahi

yang tak akan tertindas malam kesedihan

yang tak akan terbawa arus kematian

teruslah berjalan mematahkan duri

teruslah berjuang menggapai yg dinanti

hingga Sang Pemilik Jiwa meminta untuk kembali

tetaplah tersenyum menapaki hari

20 Syawal 1432 H




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: