Sebuah rencana..

Rencana tidak selalu sejalan dengan kenyataan. Rencana yang bagus dan terlihat sempurna pun jika tanpa implementasi nyata malah akan membuat keadaan tak karuan. Banyak faktor yang menghalangi jalannya rencana2 yang disusun. Faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal adalah pengaruh dari luar yang bisa menghambat jalannya sebuah rencana, seperti hiburan, ajakan teman, dll. Dan saya yakin, semuanya pasti akan setuju kalau faktor terbesar jalannya sebuah rencana adalah faktor internal. Ya, apalagi kalau bukan kemauan dan tekad.

Terkadang saya merenung, melihat keadaan sekitar, dan bercermin. Aah betapa memalukannya diri ini. Saya yang dulunya seorang juara (juara lari, juara makan kerupuk, juara memasukkan benang ke jarum sambil joged, dll) sekarang tertatih-tatih menggapai sebuah impian. Impian yang sepertinya semakin jauh terbang meninggalkan saya. Aah, betapa malunya diri ini kepada diri sendiri, kepada kedua orang tua, dan saudara2 sekalian, yang dulu begitu membanggakan diri ini. Kemana perginya diriku yang dulu?? Yang bisa membuat mereka tersenyum menyaksikan anaknya berusaha keras belajar, belajar, dan belajar untuk meraih prestasi, yang bisa membuat mereka bangga ketika melihat prestasi anaknya.. (saya ingat, sebelum SPMB zaman saya, saya berprinsip, “whereever i go, books must be on my hands” dan  i brought a book to be read all the time– di rumah doang pastinya hehe. And when i realize now, that was ‘the crazy thing’  i’ve ever done — though i never tried SPMB at last).. Hmm, apakah sudah hilang kemauan ini untuk belajar?? sepertinya tidak juga..
Well, menyalahkan keadaan tidaklah memberikan solusi apa2. Mengeluh pada manusia pun malah akan membuat diri ini terlihat lemah. lalu? Mungkin memang kemauan ini yang kurang kuat. Menengok lembar sejarah kesuksesan masa lalu mungkin akan membuat diri ini terlecut dan kembali ke tempat yang seharusnya, jalur yang benar. Kemauan benar2 merupakan faktor vital yang bisa merubah seseorang, dan ini sangat saya sadari. Seberapa besar kemauan itu bisa dilihat dari tindakannya sehari2. Hmm, kalo saya melihat ke belakang, memang kemauan ini mungkin tidak kuat, dan ini harus diubah! Jangan biarkan diri ini terpuruk lebih dalam. Malu rasanya..
Oke, rencana2 jangka pendek sudah tertulis. Belajar dari kesalahan masa lalu adalah awal dari perubahan menjadi lebih baik. Betapa pun diri ini sudah tertinggal, meratapi diri sendiri dan menyalahkan keadaan adalah awal kesalahan. Berusaha, berdoa, dan bertawakal kepadaNya adalah cara terbaik yang bisa dilakukan. Ada kutipan ayat dariNya yang benar2 harus diresapi,

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri” (Ar-Ra’ad:11)

Saya harap, tulisan ini bukanlah bualan belaka, tapi justru merupakan sebuah deklarasi perang terhadap diri ini yang menginginkan perubahan besar. Saya teringat pada sebuah buku inspiratif (lupa bukunya apa), yang intinya, terkadang rencana2 dan kemauan seseorang itu perlu diungkapkan kepada orang2 terdekatnya sehingga mereka bisa menjadi pengontrol seberapa besar ucapannya itu bisa dibuktikan. Nah, selama ini rencana dan kemauan saya hanya terpendam didalam hati dan sesekali berada di lembar2 coretan tak terpakai. So,all those statements are my declaration to reach great change. And, I hereby declared it in my blog right here right now, right?:D

I have already put my plans on a desk in my room. My fam will see them (already i guess). It means, they are witness of my activities, ne?😉


  1. whereever i go, books must be on my hands

    masalahnya itu Di… cuman di tangan aja, ga dibaca sih.. he3..

    to be honest, you are the most unpredictable person I ever seen,, Why? because I never seen you planning anything when you’re in Sengked..
    I always amazed how you suddenly do something that made me change my plan.. ^^ malah curhat..😀

    Mulailah dikit-dikit Di.. rencanakan apa yang akan kau lakukan hari ini, hingga seminggu ke depan.. Buat catatan, apa yang sudah kau lakukan mana yang belum..

    Btw, sudah tinggal wisuda kan??

  2. yaah ketauan deh😀
    That’s why i said, “the crazy thing” hahaha…
    Wisuda ikut anak2 aj biar rame, tinggal nunggu aje hehe..
    Oke rif thanks for your input (as usual, you are such a support🙂 )

    btw, sampean pertamax mulu nih😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: