Dalam sebuah perbincangan..

Ketika itu, seorang pria sedang duduk santai bersama beberapa temannya di depan kamar kosan salah satu dari mereka. Perbincangan pun mengalir hanya untuk sekedar mengusir kesunyian. Sesekali mereka tertawa dan sesekali mereka terdiam. Pembicaraan mulai dari hal yang sepele –tapi penting juga – seperti, “Gimana kabarnya si A?”, “Sibuk apa si B?”, “Eh, katanya si C.. bla bla bla..” sampai merembet ke topik yang lebih serius, tapi santai pastinya. Salah satu dari mereka mulai menyalakan sebatang rokok dan mengepulkan zat-zat beracun itu dengan nikmatnya. Tidak mau ‘kenikmatan’ itu dinikmatinya sendiri, dia menawari temannya yang satu –karena tau kalau sang pria tidak merokok, “rokok bro”.
Kepulan asap pun semakin bertambah.
Sang pria yang melihatnya, sekedar iseng berkata, “nikmat sekali ya bro..”
Mereka tertawa kecil dan menjawab, “wueh, iyalah.. sangat nikmat”
Ia pun terdiam kembali setelah tersenyum tak mengerti, sementara teman2nya melanjutkan ‘kenikmatan’ itu dan kembali mengepulkan racun2 tak kasat mata.


  1. salam super,,,
    untungnya saya tidak merokok bro !!!
    sukses ya !!!

  2. ini udah selesai di tulisannya??
    he3…

  3. mmm hehehe iya lanjutin lagi dum di…

  4. @Andri : good.. sama2 ya bung andry..😀
    @Arif @ wabbit (??): enakny gmna?? ditulis bersambung aj??
    mmm.. tp terusannya apa ya??😛

  5. he3..
    soalnya inti yang aku dapet cuman temanmu merokok dan kamu enggak..

    ada pesan lain yang ingin disampaikan??
    he3..

  6. hadi

    lanjutannya sedang diingat2 dulu nih rif .. hehe..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: