Menghilangkan Rasa Kantuk..

bangun-tidurMengantuk adalah sesuatu yang normal dan wajar, bahkan menjadi suatu kebutuhan agar kita bisa tidur dan membiarkan tubuh ini beristirahat. Masalahnya adalah, bagaimana kalau rasa kantuk itu datang pada waktu yang tidak tepat?? Pada saat bekerja misalnya, atau saat belajar, saat mengaji, selagi mendengarkan khutbah jumat, ketika kuliah, waktu mendengarkan teman curhat, lagi ngenet di warnet, sedang chatting, saat maen futsal, dsbg. Ini tentunya akan sangat merugikan kita. Padahal kita merasa tidur sudah lebih dari cukup (lebih dari 6 jam), tapi rasa kantuk masih menyerang. Sangat menyebalkan bukan?? Kalau saya sih sebel, ndak tau kalau situ..🙂

Oleh karena itu harus ada usaha untuk mencegah atau minimal mengurangi rasa kantuk itu agar tidak mengganggu aktivitas kita. Kebayangkan kalo lagi maen futsal ngantuk? :p ..

Ya sudah, langsung aja.. di bawah ini ada artikel yang bisa dicoba untuk menghilangkan rasa kantuk yang saya ‘colong’ dari blog orang. Semoga bermanfaat.

(sumber: http://bthebest.wordpress.com/2007/08/22/menghilangkan-rasa-kantuk-saat-bekerja-atau-belajar/)
(sumber:
http://portalnlp.com/?p=71)

Terserang kantuk saat bekerja atau belajar (membaca) merupakan hal yang sangat umum dialami oleh banyak orang. Sepengetahuan saya, belum ada tip yang cespleng untuk mengatasi problem rasa kantuk itu. Kalau pun ada, tip-tip juga masih subjektif sifatnya. Artinya, hanya pengalaman individual yang belum tentu cocok untuk orang lain.

Yang dimaksud kantuk disini adalah rasa kantuk yang bukan karena tiga sebab utama yaitu: karena sakit, terlalu lelah dan kurang tidur. Siapa pun yang sakit, atau terlalu lelah memang dianjurkan untuk banyak istirahat atau tidur. Kantuk karena sakit adalah kantuk yang boleh jadi karena pengaruh obat yang diminum atau kondisi tubuh yang tidak fit.

Terkantuk-kantuk karena kurang tidur, itu wajar. Bekerja atau belajar dalam kondisi kurang tidur akan membawa rasa kantuk yang luar biasa. Kantuk karena kurang tidur itu wajar, tetapi kantuk karena cukup tidur, atau bahkan kelebihan tidur itu tidak wajar.

Sebab, tubuh kita hanya menuntut istirahat tidur minimal enam jam dalam dua puluh empat jam (sehari). Artinya tubuh kita sehat dengan tidur enam jam sehari. Maka apa bila kita tidur masih melebihi itu sebenarnya sebuah tindakan yang kurang ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Jika ada seseorang yang kantuk dan terus tidur karena jam tidurnya kurang dari enam jam itu wajar. Namun jika ada seseorang yang jam tidurnya sudah enam jam, tapi masih kantuk dan langsung tidur itu adalah godaan setan yang terkutuk.

Tips yang “langsung” dapat dilakukan adalah :

1. Tariklah napas dalam dan pelan melalui hidung, kemudian lepaskan napas pelan melalui mulut. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …

2. Menarik napas dalam dan pelan lewat mulut, kemudian lepaskan napas pelan lewat hidung. Lakukan pernapasan ini 3 kali. Kemudian …

3. Menarik napas lewat hidung secara dalam dan pelan, kemudian lepaskan napas lewat hidung pelan. Lakukan pernapasan ini 3 kali.

Ketiga tips diatas adalah tips ‘langsung’ yang kita lakukan ketika tiba – tiba kita diserang kantuk. Namun umumnya ‘penyakit’ ngantuk dan malas ini umumnya sudah menjadi penyakit kambuhan, yang selalu ‘menyerang’ dalam kegiatan kita sehari – hari. Di bawah ini dituliskan tips – tips yang perlu anda ‘lakukan’ agar ‘penyakit’ kambuhan ini dalam hilang secara berangsur – angsur dan efektifitas anda baik dalam bekerja ataupun belajar sehari – hari dapat bertambah.

Tips – tips itu adalah :

1. Atur pola makan.

Syaraf otak (neuron) dalam menjalankan tugas rutinnya sangat membutuhkan energi yang sumbernya dari makanan yang kita konsumsi. Jenis dan kualitas makanan yang kita konsumsi berpengaruh terhadap kinerja otak (pikiran). Maka aturlah pola makan dengan makanan yang mudah dicerna sehingga suplay energi tidak telat. Bila kita mengkonsumsi makanan yang berat, terlalu berserat yang sulit dicerna, energi habis untuk mencerna bahan makanan, suplay energi ke syaraf bekurang sehingga kantuk datang menyerang (contohnya makan kangkung).

2. Asosiasikan/bayangkan apa yang diharapkan dari kegiatan bekerja atau belajar itu.

Misalkan : pendapatan (uang) yang tinggi atau skor yang tinggi misalnya. Tidak cukup hanya membayangkan, tapi harus diikuti oleh keinginan yang kuat untuk mendapatkannya. Tanpa keinginan yang kuat, emosi yang “membara” untuk memperolehnya, maka akan mudah terserang rasa kantuk. Sebab, salah satu hukum pikiran mengatakan bahwa “pikiran akan memberi apa yang diinginkan pemiliknya”. Bila pemiliknya meminta setengah hati, pikiran akan memberikan setengah hati pula. Artinya, pada saat kantuk dating dan karenan niatnya setengah hati, maka pikiran lantas welcome to kantuk!

3. Programlah pikiran bawah sadar Anda dengan cara self talk (bicara pada diri sendiri, membatin terus).

Salah satu cara untuk membuat program dalam pikiran bawah sadar adalah dengan cara self talk secara persisten. Self talk yang harus dilakukan adalah “Saya tidak akan tidur waktu bekerja” atau “Saya selalu terjaga dalam belajar!”. Lakukan sesering mungkin dan seintens mungkin hingga benar-benar menjadi bagian dalam pikiran bawah sadar. Bagian inilah nanti yang akan mengingatkan dengan keras saat Anda mulai terkantuk-kantuk. Bagian ini yang nanti akan “protes” bila Anda mulai berpihak pada rasa kantuk.

4. Aturlah posisi duduk siap untuk bekerja atau belajar.

Jangan sambil duduk bersandar/kepala disandarkan. Jangan pula sambil tiduran. Posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya rasa kantuk. Kenapa posisi duduk berpengaruh terhadap datangnya kantuk? Posisi atu gerak tubuh mempengaruhi kondisi pikiran. Bila Anda duduk bersandar, kondisi pikiran terbawa bada kondisi rileks, atau kondisi siap untuk ngantuk/tidur.

5. Patahkan pola kantuk Anda.

Kantuk itu ada polanya. Meskipun pada saat kantuk datang pikiran bawah sadar segera mengingatkan untuk selalu terjaga, namun bila tidak ada keberanian dari Anda untuk mematahkan pola kantuk, maka rasa kantuklah yang menang. Bablas tidur…!

Salah satu caranya adalah begini. Begitu rasa kantuk datang, sudah mulai menguap, jangan lanjutkan dengan duduk bersandar. Cari aktifitas jeda, aktifitas pemutus agar kantuk terusir. Caranya macam-macam: bisa berdiri dan lakukan gerakan-gerakan ringan, seperti jalan-jalan sebentar, bikin kopi, atau jalan-jalan kecil di ruangan sekedar manyapa teman dan refresing. Hasilnya, tidak akan ngantuk lagi.

6. Yang juga cukup penting adalah : Tehnik mematahkan pola (pikir dan kebiasaan).

Sebab, hampir semua inovasi, penemuan baru, dan hal-hal yang berkaitan dengan kreativitas, diawali dengan keberanian “mematahkan” pola lama, dan mengantinya dengan pola baru. Adalah tidak mungkin ingin mendapatkan sesuatu yang baru, tetapi masih dengan cara (pola) pikir lama. Demikian halnya dengan pola kantuk yang pada akhirnya (hasilnya) tidur, maka sebelum kebablasan tidur, maka polanya harus diputus.

Tips – tips ini masih subjektif sifatnya. Artinya masih perlu banyak bukti tentang efektifitasnya. Namun, hemat saya, keberhasilan tip ini sangat tergantung pada sejauh mana Anda benar-benar mau membuang rasa kantuk setiap kali Anda terserang. Semakin kuat keinginan Anda untuk benar-benar mengalahkan kantuk, Anda akan berhasil. Selamat mencoba.


  1. Ybwise

    Jadi kesimpulannya
    1. Atur pernafasan sehingga suplai O2 di otak cukup.
    2. Berpikir positif tidak akan kantuk. Mind over body.

    Syukron tipsnya. mudah-mudahan mempan untuk ‘gejala ngantuk saya’

  2. hadi

    sama2..
    saya juga lg melawan ‘penyakit’ ini..
    Ayo, berjuang!

  3. bagus…
    tidur dulu ya…😀

  4. Hus..hus..hus..
    Sana tidur.. hus..
    hahaha..
    piz rif…

  5. erviana

    yayayaya
    aku bakal usaha melawan penyakit kantukku ini yang sangat menyebalkan……..
    aku sering tidur di kelas waktu kuliah
    dimarahin dosen,
    hiks
    malu banget…….

  6. hadi

    @Erviana: bagus.. kalau sudah ada kemauan, tinggal lanjutkan langkah selanjutnya mbak, terapkan!😄

  7. Baguus..
    Intinya, ada 3 jalan yg dipake uutk usir kantuk. yaitu. Cukupi nutrisi, Cukupi suplai oksigen ke otak dg nafas dalam-dalam, dan lakukan delesi (penghapusan) program kantuk yg telanjur tertanam di pikiran bawah sadar. Karena tanpa sadar karena sering kejadian kita nagntuk, maka kita ‘merasa’ punya penyakit kantuk. So, ‘merasa’ ini yg semakin menguatkan internal sugesti ato persepsi diri bahwa kita ‘profesional kantuk’. Sugesti ini yg harus dihapus dg self talk. Tampaknya penulis banyak menggunakan trik NLP, baiknya kunjungi portlanlp.com.
    Tapi saya ingin nyumbang nih, utnuk atasi kantuk upayakan pacu jantung anda lebih baik. Kalau anda orang yg secara fisik pasif (pembaca buku, suka ngenet, pekerja kantoran, dll) Lakukan olahraga efektif (jogging, bersepeda) secara teratur sampai anda terpola fit dan stamina anda bagus. Insyallah anda bukan cuma usir kantuk saat datang saja, tapi juga menghabisi ‘masa kontrak persahabatan’ kantuk anda. Anda terbebas. Terlebih, kalau anda mau, setiap langkah anda asumsikan semakin rontok kantuk anda.
    Bila anda aktif, bisa jadi aktifitas anda tidak berpengaruh pada ‘kelancaran darah’ anda. Kerena itu lakukan olahraga yg baik. Atau bila olahraga telah cukup, masih juga …
    (kok panjang ya..email aja yg pengen tahu)
    muhammadidham79@yahoo.co.id

  8. Oh ya ketemu,
    barusan aku googling sumber asli dari tips di atas adalah dari portalnlp.com.
    Itu adalah tips racikan mas Waidi, asumsi saya 5 poin dari tips di atas adalah NLP, sehingga saya yakin itu gagasan NLP,
    Bahkan istilah kantuk=godaan setan terkutuk juga dari tulisan mas Waidi.
    coba baca di http://portalnlp.com/?p=71
    tq

  9. nyontek si tak ap …..!!
    tapi kita harus menghargai penulisnya ….
    harusnya cantumkan link web nya….

    tema yang sangat bagus….!!
    lanjutkan kembali,, tapi harus dengan tata cara yang benar…pengambilannya…

    • hadi

      @budi: blum baca postingan saya dari awal ya mas? Disitu jelas2 saya cantumkan sumber tempat saya mengambil artikel ini. Tapi ternyata sumber tersebut juga mengambil dari artikel lain😦

      Tapi tenang saja sudah saya ubah kok (Thanks mas idham atas info referensinya🙂 )

  10. islahiah

    bagus banget,,,i like it

  11. wah… iyah ya…
    oke juga nih…

    alhamdulillah ak udah bangun dari tidur ku tadi…
    6 jam memang kemakan abis waktu… weleh!

    tapi kyknya bisa deh di hemat in lagi ke 4 jam…
    ad yg pernah baca tbuh boleh survive 4 jam tidur?

    ( ^ ^ )….

    • menurut penelitian, orang dewasa membutuhkan waktu tidur 6 sampai 8 jam. Kalau lebih dari 8 jam atau kurang dari 6 jam, akan mempengaruhi kesehatan kita.. lebih buruk lagi, memperpendek usia kita..
      *dari buku unik tapi fakta..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: